Kali ke-empat berlebaran di Negeri Orang


” Uroe nyoe geit buleun pih cukop trang. Leumang ngon keutupeik Mak hidangkan beutateumei rasa “.

Itulalah dua kalimat yang selalu teringat di benakku ketika hari raya mau tiba.

 

Subuh itu suhu udara kota Kairo sedikit dingin. Angin-angin pun dengan senangnya bertiupan hingga menghembus ke tulang belakang. Ups..!!  Rupanya memang sudah memsuki awal musim dingin. Sejenak terlupa di pikiranku, maklum saja yang namanya manusia itu tidak luput dari lupa dan alpa. Dahsyatnya musim yang satu ini.  Sebagian orang menyambut kedatangan ” winter “ ini dengan senang hati, ada juga yang menganggap kedatangannya seperti angin berlalu saja,  tanpa menikmati betapa nikmatnya musim yang hanya ada di wilayah-wilayah tertentu ini.

Setelah tiga menit berjalan dari rumah menuju ke sebuah Masjid, bersambung…!!

————-

 

Silakan komentar sesuka Anda :)

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: